"A journey of a thousand miles must begin with a single step."
Lao-Tsu

TRADE OFF

TRADE OFF

10 Januari 2010

unfair

semakin bertambahnya umur gue semakin banyak gue melihat macam-macam problema dunia.
gak sedikit orang-orang sekitar gue yang memandang sinis hidupnya karena merasa hidup ini gak adil dan gak sedikit juga yang selalu menaikan kepala dengan segala fasilitas yang ada.

menurut gue selalu ada dua sisi dalam kehidupan
dunia dan akhirat
terang dan gelap
senang dan sedih
miskin dan kaya
atas dan bawah
kanan dan kiri
bahagia dan kecewa
tenang dan gelisah
baik dan buruk
benar dan salah

tapi bukan berarti kita bisa memilih satu dari sisi yang lainnya.
yang ada hanya menjalankan takdir dari apa yang telah di berikan dan membuatnya menjadi sedikit lebih baik,itupun juga kalo ada kesempatan.


lalu bagaimana nasib dari anak yang dilahirkan dari keluarga miskin?
yang setiap harinya harus memutar otak dan otot begitu keras untuk sepiring nasi di siang hari.
bagaimana dengan hidupnya? mereka harus ngamen dulu untuk bisa tetap sekolah,atau mencuri untuk bisa tetap bertahan hidup.
jangankan untuk les bahasa inggris,untuk beli buku tulis aja gak bisa.
apa mereka ada kesempatan untuk merubah nasibnya? mendapat beasiswa,menjadi sarjana lalu hidup bahagia? mungkin hanya 1 dari 1000 kesempatan.bahkan banyak dari mereka yang gak tau rasanya pake seragam putih biru.
boro-boro mau mempercantik diri ,mau mengganti baju yang robek aja cuma jadi mimpi.


lalu coba lihat nasib dari anak yang dari sebelum lahir sudah di berikan segala kemewahan dan perhatian.mereka yang terkahir dari keluarga kaya....
anak ini punya makanan favorit yang berarti punya banyak pilihan.
mereka bisa memilih yang terbaik untuk dirinya,hmm gak terbaik juga sih mungkin yg sesuai dgn keinginan mereka.beli ini itu sesuai selera,ngebersihin kuku di salon,ngambil s2 di luar negeri sehingga mudah untuk menjadi menteri lalu hidup kaya sampe mati.


banyak yang bilang kan kalo uang itu bukan segalanya,tapi segalanya bisa kita beli dengan uang. pernah denger juga kalo kita hidup gak cuma di dunia tp di akherat juga,tapi secara gak langsung kehidupan dunia itu mempengaruhi kehidupan kita di akherat juga deh kayaknya. Contoh aja ya nih
org miskin gak punya uang akhirnya mencuri trs dosa.
org kaya banyak uang bisa beramal trs dapet pahala.
hahahaha sangat tidak adil.


tapi

gak semua mereka yang beruntung ketika terlahir dari keluarga kaya berakhir bahagia,karena mereka bisa lebih memilih jalan hidupnya dan terjebak dengan narkoba terus masuk penjara.

gak sedikit juga mereka yang harus menanggung kesengsaraan sejak lahir tapi selalu berbuat baik kepada nenek sebatang kara yang sedang belanja di pasar sampai tergerak hati sang nenek dan mau menyekolahkan anak yang malang ini hingga mereka jadi pengusaha.

hidup gak sebatas tentang semua yang bisa di lihat dengan mata,tapi hidup adalah tentang semua yang bisa dirasakan oleh hati.

sejak kecil bokap gue selalu bilang "jangan pernah berfikir dua kali kalau kamu mau melakukan sebuah kebaikan. hidup itu seperti pohon, apa yang kita tanam itu yang kita petik nantinya" walaupun nantinya yg gue juga gak pernah tau kapan.

ketika hati ini tergerak untuk melakukan suatu kebaikan,just do it and don't think about those fedback that will come to your life.
terus saja berjalan sehingga kita tau apa yang terjadi di depan, menjajakkan kaki dan menghembuskan nafas pada jalan hidup dari masing-masing kita adalah garis tangan yang tidak akan berubah yang kita kenal dengan sebutan takdir,tapi bukan berarti kita diam,menyesal atau sombong.
karena masih ada nasib di masa depan dan itu kita sendiri yang menentukan.

tentang hidup yang tidak adil itu hanya terlihat dari sudut pandang mata,beri saja ruang dan waktu agar hati bisa merasakan dan mensyukuri yang ada...


4 Januari 2010

you are my best friend,and i love you

pernah denger lagu atau nonton film yang menggambarkan tentang perasaan yang dateng di tengah-tengah persahabatan?
atau pernah ngalamin dan ngerasa terjebak di tengah-tengah itu semua? mau maju untuk bilang takut, mau stuck diem di tempat aja sakit, mau mundur terus menghilang juga gak pernah siap.

Cinta yang emang gak pernah tau kenapa bisa dia.
kenapa bisa sahabat kita sendiri?
Emang gak ada yang pernah tau jawabannya.tapi mungkin kita harus balik bertanya sama diri kita sendiri,ini perasaan atau hanya rasa penasaran. Untuk ingin lebih dekat,lebih memiliki dan takut kehilangan ketika dia bersama yang lain.

Mungkin harus benar-benar di pikirin dan di renungin i'm in love with my bestfriend or it's even just about my selfish.

Dia,sahabat gue.
Perjalan hidupnya yang jauh dari kesempurnaan,dari masalah keluarga sekolah sampe percintaan,cuma satu yang dia lakukan dengan baik,adalah menjaga persahabatan.
Masalah - masalah yang ada di dalam hidupnya yang selalu dia share menurut gue ada lah suatu case problem dalam hidup,mungkin suatu saat gue atau siapa aja bisa ada di posisi itu. Sampai akhirnya dia menemukan jalan hidupnya dan berubah menjadi lebih baik.di situ gue bener-bener terkesan. mereka yang dulu pergi meninggalkannya gak sedikit yang balik lagi ke dalam kehidupannya.Di situ,gue mulai takut.dia hilang seiring datangnya perubahan.
mungkin karena gue yang terbiasa peduli,menjaga dan berjalan bersamanya
mungkin karena terlalu banyak waktu dia dulu
mungkin hanya gue yang melihat dia menangis
mungkin hanya gue orang pertama yang selalu dia datengin ketika yang lain pergi
mungkin karena itu gue takut.



berbagi suka duka dengan semua yang ada
ketika semua datang dan yang lain pergi
kita tetap disini.
dia pernah bercerita,
tentang seseorang yang ada di hatinya
yang selalu dia puji tapi kini telah pergi
aku ingin dia rasakan bahagia
aku ingin dia tahu bahwa aku cinta
tapi aku takut tuk katakan ini
karena ku tak ingin semua menjadi berbeda
biarlah kusimpan saja
samapai waktu yang bicara
cintaku,kepadanya..yang datang tak ku duga
dan aku masih disini, menjadi sahabatnya
tapi kini berbeda, aku cinta padanya.



dan sampe sekarang gue gak pernah tau endingnya akan seperti apa
karena emang gue masih memilih diam di tempat
berfikir waktu bisa merubah semuanya.

3 Januari 2010

The best enemy in life is my own self


don't used the mirror to face the truth..
i'm wrong and i know how to make it right, but i can't do that and i don't know why
.

when i push the button and make the words one by one, i know i was wrong.
when i smoke and take a breath become hard, i know i was wrong.
when the love has gone and the tears going down, i konw i was wrong.
when i become a looser and i give up, i know i was wrong.

i know how to make it right but the both of my leg stuck and there no move.
i'm going down when the hope already gone.
because i didn't..

don't let little things get you down, you've got so many reasons to look up to God and say thanks for everything